keterlaluan

HARIAN RAKYAT, Jakarta - Jakarta Budget Watch (JBW), mendukung Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Inspektorat, untuk mengaudit anggaran Karang Taruna DKI Jakarta dan Karang Taruna Jakarta Utara periode anggaran 2012-2015.

Melalui audit tersebut, transparansi anggaran yang tengah digencarkan Pemprov DKI Jakarta dapat terealisasi dengan baik.

"Proses pemeriksaan dan audit diperlukan agar setiap anggaran yang disalurkan oleh pemprov tepat sasaran, dan tidak diselewengkan oleh oknum tertentu," ujar S Andyka, Ketua Presidium JBW, pada wartawan, Kamis (8/9/2016).

Andyka mengatakan, pihaknya siap membantu BPK untuk menyediakan data dan dokumen terkait penggunaan anggaran oleh Karang Taruna. Menurutnya, berdasarkan penelusuran JBW, anggaran untuk Karang Taruna mencapai miliaran rupiah. "Sehingga, perlu dipertanggungjawabkan penggunaannya," kata dia.

Lebih lanjut, kata Andyka, pihaknya juga siap menyerahkan data dan dokumen yang dimiliki kepada penegak hukum, seperti aparat Kepolisian, KPK, maupun kejaksaan.

"Kami saat ini telah memiliki data-data itu dan terus kami lengkapi," tegasnya.

Diterangkan Andyka, JBW didirikan untuk ikut berperan serta dalam mengawal penggunaan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) DKI Jakarta. Salah satunya penyaluran dana untuk lembaga seperti Karang Taruna.

"Kami tentu sangat berkepentingan agar Karang Taruna dapat menjadi sarana bagi pemuda-pemudi di ibukota, untuk menyalurkan kegiatan yang bermanfaat. Selain itu juga untuk mengembangkan diri. Hal itu bisa terealisasi, apabila penggunaan anggarannya tepat sasaran," tandasnya.