keterlaluan
Jakarta - Sejak melakukan ibadah haji pada Agustus lalu, ada yang berubah dari penampilan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi. Pria kelahiran tahun 1962 terlihat lebih religius.
 
Di berbagai kesempatan, Pras -begitu ia kerap disapa- selalu memakai topi mirip pakol atau topi tradisional Afghanistan. Meskipun ia selalu berpakaian sesuai pada konteks acara yang dihadirinya, seperti pada acara formal atau ketika tampil di media, namun topi pakol tak pernah lepas dari menghiasi kepalanya.
 
Dia pun sedikit berbagi cerita soal bagaimana akhirnya memiliki topi itu. Menurut Pras, dirinya tak sengaja menemukan topi dengan model seperti itu saat melakukan ibadah haji di Jeddah. "Waktu itu dari Jeddah. Saya mau beli tasbih. Saat itu saya melihat di bawahnya ada topi seperti ini, ya sudah saya beli," katanya, Jumat (1/12/2017).
 
Ternyata, dari "keisengannya" membeli topi tersebut dan kemudian dipakai, ada "sesuatu yang lain" yang dirasakan wakil rakyat dari fraksi PDI Perjuangan itu. "Ada rasa tenang dan nyaman kalau saya pakai topi ini," ujar Pras.
 
Bahkan, dirinya menyebut bahwa topi tersebut merupakan bagian dari hidayah sekaligus berkah tersendiri dari perjalanan ritualnya ke tanah suci saat itu. "Mungkin ini hidayah atau bagaimana. Saya enggak ngerti," kata Pras.
 
Sejak menggunakan topi pakol tersebut, dirinya pun mengaku malu jika tak melaksanakan ibadah wajib yang memang jelas harus dilaksanakan dalam ajaran agama islam. "Ya sudah, saya mau sholat dulu. Malu sama ini dan ini (sambil menunjuk jenggot dan topi pakol), kalau ngga sholat," ucapnya.